Cara Menanam Cabe Rawit Anti Gagal

Cabe merupakan salah satu tanaman yang gampang-gampang susah untuk ditanam hingga panen. Mengingat saat ini banyak sekali petani yang harus gagal ketika menanam cabe rawit. Walau awalnya sudah bagus, tiba-tiba dalam satu minggu cabe tiba-tiba layu dan kering. Kalau sudah demikian dapat dipastikan tanaman cabe akan mati.

Jadi sangat penting bagi anda yang ingin menanam cabe harus tahu cara menanam cabe rawit dengan benar. Anda harus tahu setiap prosesnya agar cabe bisa tumbuh besar dan bisa dipanen.

Manfaat Cabe Rawit Untuk Kesehatan

Walau menawarkan rasa yang pedas, tetap saja banyak yang suka. Bahkan mereka menganggap kurang lengkap kalau makan tanpa ada cabenya. Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa manfaat cabe rawit untuk kesehatan.

  1. Meningkatkan metabolisme tubuh

Dalam cabe terdapat kandungan senyawa capsaicin yang baik untuk melancarkan sistem metabolisme dalam tubuh. Senyawa ini akan meningkatkan panas sehingga bisa membakar kalori dalam tubuh.

  1. Bisa mengurangi rasa lapar

Selain sensasi pedas yang ditawarkan, ternyata cabe mampu membuat seseorang tidak mudah lapar. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menyebutkan kalau cabe mampu mengurangi rasa lapar.

  1. Menurunkan tekanan darah

Masalah tekanan darah tinggi sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Jadi solusi terbaik untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi ada pada cabe. Kandungan capsaicin pada cabe mampu mengendurkan pembuluh darah.

Cara Mudah Menanam Cabe Rawit dengan Hasil Melimpah

Setelah mengetahui beberapa manfaat cabe untuk kesehatan, pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa cara menanam cabe rawit dengan mudah. Selengkapnya bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Menyiapkan lahan

Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah menyiapkan lahan dan menyesuaikan suhunya. Agar hasilnya bisa maksimal silahkan memilih lokasi yang cerah, tanah yang subur, dan kaya akan hara. Hal ini bertujuan agar tanaman cabe bisa tumbuh dengan maksimal.

  1. Memilih bibit cabe yang bagus dan proses penyemaian

Agar tanaman cabe bisa lebih maksimal pastikan memilih bibit cabe yang terbaik. Agar mendapatkan bibit yang berkualitas, anda bisa memilih cabe yang masih segar. Setelah itu silahkan kupas cabenya dan ambil bijinya.

Silahkan jemur biji-biji tersebut sampai kering. Selanjutnya silahkan menyemai cabai pada tanah yang sudah ada pupuknya. Silahkan campur di dalam polybag dan jangan lupa siram setiap hari.

  1. Penanaman cabe rawit

Ketika umur cabai sudah sekitar 4 minggu, itu artinya saatnya untuk pemindahan untuk proses penanaman. Silahkan pindah tanaman cabe pada lahan yang sudah diberi pupuk. Pastikan untuk hati-hati ketika proses pemindahan agar tanaman tidak rusak.

Kalau media tanam masih menggunakan polybag silahkan menggunakan ukuran yang lebih besar. Silahkan isi polybag dengan rincian 3:2:1 (tanah, pupuk, dan sekam). Sehingga proses penanaman cabe lebih maksimal.

  1. Proses pemupukan cabe

Agar tanaman cabe tidak mati, anda harus melakukan pemupukan. Pastikan anda rutin untuk melakukan pemupukan agar cabai tidak mudah terserang penyakit. Pupuk yang cocok untuk cabe rawit ini dengan menggunakan pupuk kompos.

Kalau sudah umur 1 bulan anda juga harus melakukan pemupukan. Agar proses pemupukan lebih maksimal anda bisa kunjungi situs https://tipsbudidaya.com. Nah, dengan mengunjungi situs tersebut anda akan menemukan berbagai informasi lebih lengkap seputar penanaman cabe yang benar.

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa cara untuk menanam cabe rawit agar bisa tumbuh maksimal dan merasakan panen yang melimpah. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menambah pengetahuan anda mengenai cara yang mudah untuk menanam cabe anti gagal.